Ia juga menyinggung peran ulama dalam perjalanan bangsa. Menurutnya, kontribusi ulama sangat besar dalam memperjuangkan kemerdekaan, mulai dari membidani lahirnya Pancasila, hingga menggerakkan semangat rakyat meraih kemerdekaan. Oleh sebab itu, Pemkab Bandung memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan ulama, ustadz/ustadzah, dan guru ngaji melalui jaminan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
“Tanpa ulama, tidak ada artinya pemerintah daerah. Tidak ada artinya saya sebagai bupati tanpa dukungan para ulama. Maka kami berkomitmen memperhatikan kesejahteraan mereka. Meskipun masih banyak tantangan moral di masyarakat, setidaknya masih ada kesadaran untuk menjaga keimanan,” tuturnya.
Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para orang tua agar tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan agama kepada guru ngaji. Menurutnya, tanggung jawab utama tetap berada di keluarga.
“Anak-anak bukan hanya tanggung jawab guru ngaji, tetapi tanggung jawab utama orang tua. Semoga ikhtiar masyarakat Kabupaten Bandung untuk membentuk generasi berakhlakul karimah bisa terwujud,” pungkasnya._(Humas Pemkab Bandung - Diskominfo/sy)_
Editor : RedakturSumber : Team