InvestisigasiMabes.com | Bandung - Sejumlah para pedagang di pasar tradisional Kabupaten bandung mengeluhkan sepinya pembeli dan naik nya ongkos oprasional
Kondisi perdagangan yang kian lesu dalam beberapa bulan terakhir ini, sangat cukup di rasakan ke getiran nya, banyak kios - kios yang memilih tutup tak beroperasi
Suhaenah ( 34 ) pedagang sembako di pasar ci Widey, mengungkapkan penurunan Omzet mencapai hampir 40 persen di banding tahun - tahun sebelumnya, " Biasanya pagi ramai pembeli, sekarang bisa di hitung dengan jari, sementara harga sewa kios dan ongkos kirim tetap naik, " ujarnya , Rabu (24/9)
Keluhan serupa juga datang dari Ian ( 54) pedagang sayuran, ia menuturkan bahwa barang dagangan nya banyak terbuang karena kurang laku, " Dagangan saya buang, kalau pun sudah banting harga, sayuran kan ngk laku sehari ya busuk, " keluh nya , Rabu (24/9)Kondisi ini membuat para pedagang berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, mereka meminta regulasi terkait biaya restribusi,, subsidi, transportasi, atau program promosi pasar tradisional agar kembali di minati masyarakat.
Editor : RedakturSumber : Team