Investigasimabes.com l Bayung Lencir -- Gelombang kemarahan publik kembali memuncak setelah viralnya video dan foto dugaan pencemaran Sungai Berau di wilayah Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Rabu (01/04/2026). Air yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga dan kebutuhan operasional perusahaan, kini diduga berubah menjadi ancaman serius akibat aktivitas illegal drilling yang tak terkendali.
Dugaan kuat mengarah pada tercemarnya aliran sungai yang masuk ke kawasan kebun PT BSS, yang disebut-sebut berasal dari aktivitas pengeboran minyak ilegal di lahan milik Agrinas. Informasi dari warga yang beredar di media sosial—meski enggan disebutkan identitasnya—menyebutkan bahwa titik aktivitas ilegal tersebut berada di area Agrinas.Ironisnya, Sungai Berau bukan sekadar aliran air biasa. Airnya digunakan untuk mencuci hingga menjadi sumber air konsumsi bagi karyawan PT BSS. Jika benar tercemar, maka ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum—ini adalah ancaman nyata terhadap kesehatan manusia.
Namun, di tengah situasi genting ini, respons aparat justru menimbulkan tanda tanya besar. Kapolsek Bayung Lencir memilih bungkam saat dikonfirmasi. Sementara itu, Kanit Reskrim Bayung Lencir, IPDA Rolly Setiawan, S.H., mengaku masih melakukan penyelidikan, bahkan terkesan belum mengetahui secara pasti lokasi kejadian.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim buru berita