Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bitung, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat. Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk kita semua yang terus menjaga persatuan, saling menghargai, dan membangun Bitung sebagai kota yang damai,” ungkapnya.
Ketua Panitia kegiatan Kapolres Cup Sprint Race 100 Meter 2026, Mario Mamuntu, juga turut menyampaikan apresiasi atas sosok Kapolres yang dinilai selalu hadir dan melayani dengan sepenuh hati.
“Kami sebagai panitia dan masyarakat merasa bangga. Kapolres Bitung bukan hanya pemimpin institusi, tetapi juga figur yang merangkul semua kalangan. Beliau mampu menghadirkan rasa aman sekaligus menjadi pengayom yang dekat dengan masyarakat,” katanya.Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Penganugerahan gelar “Bapak Perdamaian Kota Bitung” diharapkan menjadi inspirasi bersama untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di Kota Bitung.
Editor : RedakturSumber : Team