Dalam kesempatan tersebut, Polresta Pati sebenarnya telah mengajak peserta aksi untuk melaksanakan audiensi di dalam ruangan agar pembahasan dapat dilakukan lebih detail dan kondusif. Namun ajakan itu ditolak oleh peserta aksi yang memilih menyampaikan aspirasi secara terbuka di depan Mapolresta Pati.
Menanggapi hal itu, Kompol Anwar menegaskan bahwa audiensi tertutup bukan untuk menutup-nutupi persoalan, melainkan demi menjaga proses penyidikan dan menjaga marwah penegakan hukum oleh kepolisian. Ia juga menegaskan Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi terbuka terhadap audiensi maupun masukan dari masyarakat terkait penegakan hukum.
(Humas Resta Pati/Ari) Editor : Investigasi MabesSumber : Tim