“Yang bersangkutan memang anggota Ajenrem Gapo Palembang. Informasinya orang Jambi dan memang sering bermasalah,” ujar sumber yang enggan disebut namanya.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada tim Intel Kodam II/Sriwijaya, pihak internal disebut membenarkan identitas oknum tersebut.
Intel Kodam juga dikabarkan telah mengambil langkah cepat dengan menarik yang bersangkutan ke kesatuannya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Sudah ditarik oleh internalnya dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap sumber dari lingkungan Intel Kodam II/Sriwijaya.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran sebelumnya beredar dugaan adanya aksi intimidasi terhadap sopir kendaraan pengangkut minyak di jalur Bukit Alahu Bahar dengan membawa nama institusi tertentu, termasuk aparat keamanan.Masyarakat berharap aparat penegak hukum maupun institusi terkait dapat mengusut tuntas persoalan tersebut secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan dan spekulasi liar di tengah masyarakat.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim