InvestigasiMabes.com | Ngada – Personel Polsek Aimere melaksanakan pengamanan kegiatan bongkar muat penumpang dan kendaraan KMP Kalibodri di Pelabuhan Penyeberangan Laut Aimere, Kabupaten Ngada, Sabtu (27/6/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian aktivitas pelayaran berlangsung aman, tertib, dan lancar.
KMP Kalibodri yang melayani rute Kupang–Aimere–Kupang bersandar di Pelabuhan Aimere sekitar pukul 13.00 Wita setelah berlayar dari Pelabuhan Bolok, Kupang.
Berdasarkan data manifest, sebanyak 390 penumpang melakukan aktivitas turun dan naik melalui Pelabuhan Aimere. Selain mengangkut penumpang, kapal juga membawa berbagai jenis kendaraan, yakni 120 unit kendaraan Golongan II, 8 unit Golongan IV Penumpang, 4 unit Golongan IV Barang, serta 1 unit Golongan V Barang dengan muatan sekitar 20 ton.
Setelah proses bongkar muat selesai, KMP Kalibodri kembali bertolak menuju Pelabuhan Bolok, Kupang, pada pukul 15.20 Wita dengan membawa 385 penumpang, 30 unit kendaraan Golongan II, 2 unit Golongan III, 4 unit Golongan IV Penumpang, 6 unit Golongan IV Barang, dan 3 unit Golongan V Barang.
Seluruh proses bongkar muat yang melibatkan para buruh pelabuhan berlangsung aman dan tertib. Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh unsur KP3L Aimere, Polsek Aimere, Koramil 1625-02 Aimere, dan Pos Angkatan Laut Aimere sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan kawasan pelabuhan.
Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, S.I.K., melalui Kapolsek Aimere IPTU Mardianto Setyo Budi, S.E., mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di pelabuhan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjamin kelancaran transportasi laut."Pengamanan di kawasan pelabuhan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Kami terus bersinergi dengan instansi terkait agar seluruh aktivitas bongkar muat penumpang maupun barang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman," ujar IPTU Mardianto.
Ia menambahkan, sinergi antarinstansi akan terus diperkuat untuk menjaga keamanan objek vital, khususnya pelabuhan penyeberangan yang menjadi salah satu jalur transportasi utama masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pelabuhan Penyeberangan Laut Aimere terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan terhadap aktivitas penumpang maupun proses bongkar muat kendaraan dan barang.
Editor : RedakturSumber : Team