INDONESIA TANA PUSAKA: RAKYAT MENANGIS DI TENGAH DUKA. Ketika Tanah Air Hanya Menjadi Sebutan, Rakyat Justru Berjuang Mempertahankan Tanah Leluhur

INDONESIA TANA PUSAKA: RAKYAT MENANGIS DI TENGAH DUKA.    Ketika Tanah Air Hanya Menjadi Sebutan, Rakyat Justru Berjuang Mempertahankan Tanah Leluhur
INDONESIA TANA PUSAKA: RAKYAT MENANGIS DI TENGAH DUKA. Ketika Tanah Air Hanya Menjadi Sebutan, Rakyat Justru Berjuang Mempertahankan Tanah Leluhur

Negara tidak boleh hanya hadir ketika pembangunan akan dimulai namun Negara harus hadir ketika rakyat membutuhkan kepastian,

Negara harus hadir ketika terjadi persoalan,

Dan negara harus memastikan tidak ada masyarakat yang merasa ditinggalkan setelah tanah dan ruang hidup mereka masuk dalam agenda pembangunan karena sesungguhnya Rakyat tidak boleh hanya diminta memahami pembangunan namun Pemerintah dan pihak yang berkepentingan juga harus memahami kehidupan rakyat.

Di tengah derasnya investasi dan pembangunan, pertanyaan paling kritis bukan hanya berapa besar modal yang masuk ke suatu daerah namun

Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah:

Berapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat?

Apakah masyarakat lokal mendapatkan lapangan pekerjaan?

Apakah anak-anak daerah mendapatkan kesempatan pendidikan dan peningkatan keterampilan?

Apakah pelaku usaha lokal mendapatkan ruang?

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini