Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak takut mengatakan bahwa yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar.
Dan Indonesia membutuhkan sistem penegakan hukum yang mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada institusi negara.
Karena itu, pencalonan Nazali Lempo bukan semata-mata persoalan siapa yang akan menduduki sebuah jabatan. Yang jauh lebih penting adalah visi mengenai seperti apa wajah penegakan hukum Indonesia ke depan.
Apakah hukum akan terus berhadapan dengan kepentingan kekuasaan dan kelompok, ataukah hukum benar-benar ditempatkan sebagai panglima dalam kehidupan bernegara?Pertanyaan tersebut pada akhirnya kembali kepada keberanian negara dalam memilih pemimpinnya.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim