Dalam konteks tersebut, Nazali Lempo dikenal memiliki keberanian untuk mendorong agar persoalan hukum yang memiliki dasar untuk ditindaklanjuti tidak berhenti hanya karena menyentuh kepentingan tertentu.
Prinsip yang harus menjadi pegangan seorang penegak hukum adalah sederhana tetapi fundamental:
«Yang benar harus dinyatakan benar, dan yang salah harus dinyatakan salah, tanpa membedakan siapa yang melakukan dan siapa yang menjadi pihak yang berkepentingan.»
Prinsip tersebut menjadi semakin penting ketika penegakan hukum berhadapan dengan kekuasaan, kepentingan ekonomi, jaringan politik maupun kepentingan kelompok.Integritas sebagai Modal Utama Jaksa Agung
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim