Benteng Oranje di Persimpangan: Alumni Smansa 94 Dorong Pihak Ketiga, Pemkot Diminta Hitung Potensi PAD

Benteng Oranje di Persimpangan: Alumni Smansa 94 Dorong Pihak Ketiga, Pemkot Diminta Hitung Potensi PAD
Benteng Oranje di Persimpangan: Alumni Smansa 94 Dorong Pihak Ketiga, Pemkot Diminta Hitung Potensi PAD

Muhlis Adani mengatakan pemerintah perlu melihat Benteng Oranje dari dua sisi sekaligus: sebagai warisan sejarah dan sebagai aset publik yang harus dikelola secara berkelanjutan.

«“Kita tentu sepakat Benteng Oranje harus dilestarikan. Tetapi pelestarian juga membutuhkan biaya dan pengelolaan yang berkesinambungan. Karena itu perlu dipikirkan model pengelolaan yang profesional,” ujar Muhlis.»

Menurutnya, apabila pemerintah membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga, maka mitra tersebut harus mempunyai kemampuan yang dapat dibuktikan.

«“Jangan sekadar mencari pihak yang mau mengelola. Harus dicari pihak yang punya kemampuan manajemen, pariwisata dan pemeliharaan. Kemudian kewajibannya harus jelas,” katanya.»

Muhlis juga mengingatkan bahwa pemerintah harus tetap memegang fungsi pengawasan.

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini