Skandal BBM Ilegal di Musi Banyuasin: Oknum Wartawan dan Aparat Diduga Jadi Pelindung Mafia Solar

Skandal BBM Ilegal di Musi Banyuasin: Oknum Wartawan dan Aparat Diduga Jadi Pelindung Mafia Solar
Skandal BBM Ilegal di Musi Banyuasin: Oknum Wartawan dan Aparat Diduga Jadi Pelindung Mafia Solar

Beberapa menit kemudian, sopir menghubungi langsung nomor yang disebut sebagai milik PJ. Saat diangkat, PJ langsung menyadari bahwa mobil tangki yang ia lindungi telah diberhentikan oleh awak media. Responsnya tak hanya menunjukkan kemarahan, tapi juga bernada intimidatif.

Dalam percakapan yang terekam jelas oleh tim InvestigasiMabes.com, PJ terdengar membentak:

“Jingok muko kau! Nanti kamu ketemu aku, lari kamu nanti!”

Nada ancaman ini menjadi bukti bahwa praktik pelindungan terhadap aktivitas ilegal ini dilakukan secara terang-terangan dan tanpa rasa takut akan hukum.

Penelusuran lebih lanjut memperkuat dugaan bahwa praktik angkutan BBM ilegal ini tak mungkin berjalan tanpa perlindungan dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH) dan sebagian elemen pers yang justru semestinya menjadi penjaga moral dan kebenaran informasi publik. Fakta bahwa seorang oknum wartawan TV nasional ikut terlibat, bukan hanya mencoreng profesi jurnalistik, tetapi juga memperlihatkan adanya kolaborasi sistematis dalam jaringan bisnis ilegal ini.

Penyalahgunaan wewenang oleh aparat dan oknum pers ini merupakan ancaman serius bagi supremasi hukum dan kredibilitas institusi negara. Praktik semacam ini menciptakan ruang bagi bisnis ilegal berkembang liar tanpa kendali, merusak ekosistem hukum, dan mengancam kepercayaan publik.

Editor : Redaktur
Bagikan

Berita Terkait
Terkini