"Dari APBD Kabupaten Bandung 2026, sendiri sudah menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk perbaikan dan pembangunan jembatan yaitu Jembatan Sukabirus yang membutuhkan Rp4 miliar dan Jembatan Psigaran Rp1 miliar," kata Kang DS.
Pada kesempatan itu ia pun mengingatkan kepada 30-an perusahaan yang beroperasi di wilayah Dayeuhkolot untuk tidak ego sektoral. Mereka harus memberikan kontribusi nyata demi kenyamanan wilayah operasionalnya sendiri.
"Banjir Dayeuhkolot bukan urusan pemerintah saja, tapi juga para pengusaha. Kalau upaya pentahelix penanganan banjir Dayeuhkolot ini berhasil, toh perusahaan sendiri akan menikmati. Daripada perusahaan rugi Rp1 miliar akibat bencana banjir, lebih baik memberikan kontribusi dlam penanganan banjir Dayeuhkolot ini," ungkap Kang DS.
Ia menyebut ada delapan langkah strategis yang harus dilakukan dalam penanganan banjir Dayeuhkolot ini. Antara lain normalisasi saluran drainase tepi Jalan Moh Toha yang menjadi kewenangan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.Kedua, normalisasi Polder Babakan Sangkuriang, kemudian pembangunan rumah pompa dan pengadaan pompa. Keempat, normalisasi Sungai Cipalasari, kemudian pengerukan saluran lingungan Bojongasih, pengerukan Conecting Drain di wilayah Bojongasing Desa Dayeuhkolot dan normalisasi saluran U-Ditch BBWS Dayeuhkolot.
Editor : RedakturSumber : Team