Seperti tidak ada perhitungan. Airnya mengenang jadi jorok, dengan bau tidak sedap, dan sekarang malah jadi tempat nyamuk bersarang,” ujar seorang ibu rumah tangga di lokasi.
Meski menggunakan dana dari anggaran APBD Kabupaten yang nilainya diyakini cukup besar, kualitas bangunan dianggap jauh dari harapan. Masyarakat mempertanyakan keseriusan pihak pelaksana maupun pengawas proyek.
Kalau hasilnya seperti ini, tentu masyarakat kecewa. Jangan sampai pembangunan hanya sekadar formalitas, sementara manfaatnya tidak dirasakan,” tamba warga lainnya.Dugaan pengerjaan asal jadi hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya menghubungi pihak terkait, namun mandor lapangan, TPK , Pendamping kecamatan dan Camat pun tidak memberikan tanggapan. Dari kepala desa hanya memberkan jawaban masih dalam proses pekerjaan, dan belum ada keterangan resmi mengenai keluhan masyarakat.
Editor : RedakturSumber : Team