Lantik 18 Pejabat, Bupati Lampung Timur Tantang Birokrasi Berhenti Jadi Beban Publik

Lantik 18 Pejabat, Bupati Lampung Timur Tantang Birokrasi Berhenti Jadi Beban Publik
Lantik 18 Pejabat, Bupati Lampung Timur Tantang Birokrasi Berhenti Jadi Beban Publik

Bupati bahkan secara tegas mengingatkan agar para pejabat yang dilantik tidak mengulang wajah lama birokrasi—arogan, sulit ditemui, dan alergi terhadap kritik. ASN, menurutnya, harus menjadi pelayan, bukan penguasa.

“ASN harus menjadi pengayom masyarakat. Tidak arogan, mau mendengar, dan mampu bekerja sama,” tegasnya.

Kini, bola sepenuhnya berada di tangan 18 pejabat yang dilantik. Publik akan menilai bukan dari baliho, pidato, atau laporan kinerja di atas kertas, melainkan dari perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat: apakah pelayanan lebih cepat, lebih ramah, dan lebih solutif.

Rotasi jabatan ini menjadi ujian terbuka bagi Pemkab Lampung Timur. Jika pelayanan publik tetap buruk, maka mutasi hanya akan dipersepsikan sebagai rutinitas birokrasi tanpa makna.

Namun jika ada perubahan nyata, pelantikan ini bisa menjadi titik balik pembenahan pemerintahan daerah.

Masyarakat kini menunggu pembuktian. Karena pada akhirnya, jabatan boleh dilantik oleh Bupati, tetapi legitimasi hanya bisa diberikan oleh rakyat.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini