Melihat kondisi Salsa yang trauma, personel Subsatgas Dokkes melakukan tindakan pertama dengan memberikan air minum dan menenangkan sang anak agar berhenti menangis. Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan panitia pengelola Danau Al-Kautsar untuk menyiarkan informasi kehilangan anak melalui pengeras suara di seluruh penjuru objek wisata.
"Kami langsung berkoordinasi dengan bagian informasi untuk mengumumkan bahwa ada anak yang kehilangan orang tua di pos kesehatan. Kami minta bagi pengunjung yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera merapat," tambahnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Selang beberapa saat setelah pengumuman dikumandangkan, Pak Iwan datang dengan wajah pucat dan panik menuju pos kesehatan. Isak tangis haru pun pecah saat Salsa melihat ayahnya dan langsung menghambur ke pelukannya.
Petugas pun memberikan imbauan keras kepada orang tua agar lebih ekstra waspada dalam mengawasi buah hati, terutama di lokasi wisata yang ramai dan dekat dengan area perairan.Kini, Salsa dan keluarganya telah kembali melanjutkan aktivitas liburan mereka dengan pengawasan yang lebih ketat, sementara petugas Dokkes kembali bersiaga memastikan keselamatan seluruh pengunjung di Danau Al-Kautsar. (Red).
Editor : Investigasi MabesSumber : Humas Polda Jateng