AAz juga mengaku telah meminta maaf kepada pihak sekolah terkait video tersebut. Ia menegaskan tidak lagi menyebarluaskan video itu dan tidak terlibat dalam pengunggahan ulang yang membuatnya kembali ramai di media sosial.
Polresta Pati berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat serta mengimbau warga agar lebih bijak dalam membuat maupun menyebarkan konten di media sosial agar tidak menimbulkan keresahan.
Atas kegaduhan yang muncul, AAZ menyampaikan permintaan maaf kepada warga Desa Lahar dan sekitarnya karena video tersebut telah membuat resah masyarakat. Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Jika masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, dapat menghubungi layanan darurat 110 Polri.
(Humas Resta Pati/Ari) Editor : RedakturSumber : Team