Budaya Duan Lolat merupakan salah satu fondasi kehidupan masyarakat Tanimbar yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, penghormatan, saling menjaga, dan kebersamaan. Dalam berbagai prosesi adat, nilai tersebut diwujudkan melalui penguatan hubungan sosial dan ikatan kekeluargaan yang melampaui batas suku, profesi, maupun status sosial.
Penganugerahan nama adat Alelyaman Refwalu kepada Hendra Suryaningrat tidak bisa diberikan kepada sembarang orang, apalagi orang pendatang sebab hal ini dipandang sebagai refleksi dari nilai-nilai Penghormatan adat dan sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Tanimbar memiliki tradisi luhur dalam menghargai siapa pun yang dianggap telah memberikan perhatian dan pengabdian bagi daerah serta masyarakatnya.
WARISAN YANG TETAP DIKENANG
Meski masa tugasnya di Tanimbar telah berakhir, nama Hendra Suryaningrat masih sering disebut dalam berbagai percakapan masyarakat sebagai sosok yang meninggalkan jejak pengabdian dan kedekatan emosional dengan warga. Gelar adat Alelyaman Refwalu yang disematkan kepadanya tidak hanya menjadi sebuah kehormatan pribadi, tetapi juga simbol persaudaraan antara seorang pemimpin dan masyarakat yang pernah dilayaninya.Dalam catatan perjalanan Tanimbar modern, pengukuhan tersebut menjadi bagian dari sejarah sosial yang menunjukkan bahwa nilai adat, budaya, dan kemanusiaan tetap memiliki tempat penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat dan para pemimpinnya.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim