Selain penyampaian materi oleh Kasat Binmas, IPDA Sefi Ariana mengajak para pelajar berdiskusi mengenai bahaya bullying. Menurutnya, perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga ejekan, pengucilan, intimidasi, hingga komentar negatif di media sosial yang dapat berdampak pada kondisi psikologis korban.
Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan bermain game sebagai hiburan dengan praktik judi online. Dijelaskan bahwa judi online memiliki unsur taruhan yang dapat menimbulkan kecanduan, kerugian finansial, hingga berujung pada persoalan hukum.
Sat Binmas Polres Lampung Selatan juga menyerahkan sarana kontak berupa kipas angin, Al-Qur'an dan karpet untuk rumah mengaji sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan belajar dan pembinaan keagamaan di Pulau Sebesi.
Kepala Yayasan SMP dan SMA Swadhipa, Robi, S.Pd., Gr., menyambut baik kehadiran personel Polres Lampung Selatan yang datang langsung ke Pulau Sebesi untuk memberikan edukasi kepada para pelajar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Lampung Selatan yang telah hadir langsung memberikan edukasi kepada anak-anak kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini," ujarnya.Sat Binmas Polres Lampung Selatan berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, bullying, judi online, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.(Rif).
Editor : RedakturSumber : Team