Petani tidak boleh kehilangan sumber pendapatan lain hanya karena didorong masuk ke satu komoditas energi.
Perikanan, pala, kelapa, cengkeh, hortikultura dan usaha pangan tetap perlu dikembangkan.
Dengan banyak pilihan sumber pendapatan, masyarakat memiliki perlindungan ketika harga bahan baku bioetanol atau kebijakan energi mengalami perubahan.
Pada akhirnya, tantangan terbesar bioetanol di Maluku Utara bukan sekadar apakah pabrik dapat dibangun.Pertanyaan yang lebih mendasar adalah siapa yang menguasai rantai nilai, siapa yang memperoleh manfaat, siapa yang menanggung risiko, dan bagaimana masyarakat lokal ditempatkan dalam keseluruhan sistem tersebut.
Editor : RedakturSumber : Team