Karena itu, bioetanol seharusnya ditempatkan sebagai instrumen diversifikasi ekonomi, bukan sekadar proyek komoditas baru.
Baca juga: PETI Unit 11 Rimbo Ulu Disorot, Dua Ekskavator Diamankan, Dugaan Beking Oknum Polisi Didalami
Dari Tambang ke Pertanian, Jangan Sampai Polanya Sama
Singkong dan jagung memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bahan baku bioetanol pada wilayah yang sesuai secara agroklimat.
Pengembangan tersebut berpotensi membuka sumber pendapatan baru bagi petani di luar rantai ekonomi pertambangan. Tetapi manfaat itu tidak akan muncul secara otomatis hanya dengan menetapkan target luas lahan.Tata ruang, kepastian pasar, pembiayaan dan posisi tawar petani harus menjadi bagian utama dalam desain kebijakan.
Editor : RedakturSumber : Team