Usai Diberitakan, Molen Muncul di Proyek Irigasi Watuulo Banyuwangi, Tukang Sebut Hanya Pajangan

Usai Diberitakan, Molen Muncul di Proyek Irigasi Watuulo Banyuwangi, Tukang Sebut Hanya Pajangan
Usai Diberitakan, Molen Muncul di Proyek Irigasi Watuulo Banyuwangi, Tukang Sebut Hanya Pajangan

InvestigasiMabes.com | Banyuwangi – Setelah menjadi sorotan pemberitaan karena tidak terlihat adanya mesin pengaduk semen atau molen, proyek pembangunan irigasi di Dusun Watuulo, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, kini memperlihatkan perubahan di lokasi. Sebuah mesin molen terlihat telah didatangkan ke area proyek setelah pemberitaan sebelumnya mencuat.

Namun, keberadaan mesin tersebut justru menimbulkan pertanyaan baru. Berdasarkan keterangan tenaga tukang di lokasi, molen yang kini berada di area proyek itu disebut tidak digunakan untuk pekerjaan, melainkan hanya sebatas pajangan.

Sementara itu, berdasarkan temuan di lapangan, proses pencampuran material untuk pekerjaan tersebut dilakukan secara manual di tempat lain.

Kondisi ini menjadi perhatian karena keberadaan peralatan di lokasi proyek semestinya dapat dilihat dalam konteks pelaksanaan pekerjaan yang sebenarnya, bukan sekadar dari ada atau tidaknya alat yang ditempatkan di area proyek.

Sebelumnya, proyek irigasi tersebut telah disorot karena pekerjaan berlangsung tanpa terlihatnya mesin molen. Setelah pemberitaan itu tayang, mesin molen kemudian terlihat berada di lokasi.

Akan tetapi, keterangan tenaga tukang menyebutkan bahwa mesin tersebut tidak digunakan. Pencampuran material, menurut temuan di lapangan, justru dilakukan secara manual di tempat lain.

Fakta lapangan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai metode pelaksanaan pekerjaan dan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang berlaku. Untuk menilai apakah metode pencampuran manual diperbolehkan atau tidak, perlu mengacu pada dokumen kontrak dan ketentuan teknis pekerjaan yang bersangkutan.

Selain persoalan molen, pemberitaan sebelumnya juga menyoroti belum terlihatnya papan informasi proyek serta kondisi hasil pasangan batu yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Tim media telah berupaya meminta penjelasan kepada Plt. PU Pengairan melalui pesan singkat WhatsApp terkait kondisi pelaksanaan pekerjaan, dan mempertanyakan apakah proyek tersebut dari PU pengairan?.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini