Sukses Amankan Ratusan Botol Miras, Tim Gabungan Kota Solok Masih Kecolongan? Pengusaha THM Selangkah Lebih Cepat

Sukses Amankan Ratusan Botol Miras, Tim Gabungan Kota Solok Masih Kecolongan? Pengusaha THM Selangkah Lebih Cepat
Sukses Amankan Ratusan Botol Miras, Tim Gabungan Kota Solok Masih Kecolongan? Pengusaha THM Selangkah Lebih Cepat

InvestigasiMabes.com | Solok – Upaya pemberantasan peredaran minuman keras (miras) di Kota Solok terus digencarkan aparat kepolisian bersama unsur TNI dan Pemerintah Kota Solok. Ratusan botol minuman beralkohol berhasil diamankan dalam sejumlah operasi penertiban. Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul tanda tanya besar terkait efektivitas pengawasan terhadap sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang diduga masih beroperasi di tengah gencarnya razia.

Sebelumnya, Polres Solok Kota bersama Subdenpom 1/4-6 Solok dan tim gabungan Pemko Solok telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran minuman beralkohol. Sementara itu, Satpol PP Kota Solok juga sempat mengamankan sejumlah wanita yang bekerja sebagai lady companion (LC) dalam operasi penertiban tempat hiburan malam.

Meski demikian, aktivitas sejumlah THM, khususnya Cafe Ocean dan Pacific, justru menjadi sorotan. Kedua tempat usaha tersebut disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan seorang oknum anggota TNI.

Sebelumnya, dalam operasi gabungan pada Sabtu (3/10), petugas yang berencana memeriksa lokasi yang diduga menjadi gudang penyimpanan minuman beralkohol milik Cafe Ocean dan Pacific di kawasan Perumahan Pogoh Residence tidak menemukan barang bukti apa pun.

Informasi yang diperoleh media menyebutkan, minuman beralkohol yang diduga tersimpan di lokasi tersebut telah lebih dahulu dipindahkan ke luar wilayah hukum Polres Solok Kota sekitar pukul 20.30 WIB, sebelum petugas tiba. Akibatnya, tim gabungan hanya mendapati rumah dalam keadaan kosong.

Kondisi yang hampir serupa kembali menjadi perhatian ketika aparat menggelar operasi dan mengamankan 166 botol minuman keras di Cafe Golden, Kota Solok, dua hari lalu.

Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, saat operasi berlangsung, petugas sempat mendatangi dan melihat ke arah Cafe Ocean. Namun, dari luar, tempat tersebut terlihat dalam keadaan tutup.

Padahal, menurut pengakuan narasumber tersebut, sejumlah tamu dan karyawan berada di dalam cafe. Bahkan, pemilik tempat usaha itu disebut berada di dalam ruangan dengan kondisi yang terlihat cemas.

"Waktu razia kemarin, petugas sempat melihat ke Ocean, bang, tapi dari luar terlihat tutup. Padahal ada tamu di dalam dan pemiliknya juga berada di dalam dengan kondisi cemas," ungkap sumber tersebut kepada media.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini