Redaksi harus memastikan wartawan memahami Kode Etik Jurnalistik.
Dan yang paling penting, harus ada pemisahan yang jelas antara kepentingan redaksi, bisnis dan kepentingan pribadi.
Dewan Pers pada September 2026 secara khusus menegaskan bahwa keterlibatan wartawan dalam urusan bisnis media dapat bertentangan dengan prinsip firewall dan independensi jurnalistik.
Jika urusan bisnis saja harus dipisahkan dari ruang redaksi, maka kepentingan profesi lain yang berpotensi memengaruhi pemberitaan juga layak mendapatkan pengawasan etik.
JANGAN TAKUT DIKRITIK, TAKUTLAH KEHILANGAN INDEPENDENSI
Pers memang harus kritis.Pers memang harus berani.
Pers bahkan harus mampu mengoreksi pemerintah, aparat penegak hukum, pengusaha maupun siapa pun yang menyangkut kepentingan publik.
Tetapi keberanian tanpa etika bukanlah profesionalisme.
Kritik tanpa verifikasi bukan investigasi.