Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya. Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos dengan rincian:
➢ 1.857 Pos Pengamanan yang berfungsi untuk pusat informasi, gatur dan rekayasa arus lalin, serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan dan pusatkeramaian lainnya;
➢ 713 Pos Pelayanan yang berfungsi untuk tempat istirahat pengemudi, manajemen rest area, pelayanan kesehatan, pemberian takjil gratis danberbagai layanan lainnya;
➢ dan 217 Pos Terpadu yang berfungsi untuk pusat kodal operasi secara terintegrasi bersama stakeholder terkait dan dilengkapi dengan command center terpadu.Terpisah, kepada wartawan, Kapolda Maluku mengatakan, pelaksanaan operasi ketupat disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing. Karakteristik wilayah Maluku adalah kepulauan, sehingga yang menjadi konsen dan fokus pengamanan yakni pada pelabuhan dan alat-alat angkut lainnya baik udara maupun kapal.
"Personel yang dilibatkan kurang lebih 4.923 orang, yang terdiri dari 3.889 dari Polri, TNI 589, dan 445 personel dari instansi terkait," kata Kapolda didampingi Pangdam Pattimura.Selain pengerahan ribuan personil untuk mengamankan lebaran Idul Fitri, Polda Maluku juga menyiapkan Pos PAM sebanyak 48 unit, Pos Pelayanan 22 dan Pos Terpadu 10 unit. Puluhan Pos tersebut tersebar di seluruh jajaran Polda Maluku.
Khususnya pemudik di wilayah Maluku, Kapolda mengingatkan yang paling utama adalah menjaga keselamatan diri masing-masing. Ikuti semua petunjuk dan SOP dari petugas yang telah ditetapkan."Kita berharap semua penanggung jawab baik itu angkutan darat, laut dan udara dapat menyiapkan akomodasinya dengan baik. Kita amankan masyarakat yang melaksanakan mudik dengan sebaik-baiknya," pintanya.Kapolda mengaku telah menghimbau pihak sahbandar, perhubungan laut agar dapat mengantisipasi kapal cadangan, jangan sampai masyarakatnya banyak namun kapalnya tidak siap."Peran dari teman-teman media juga sangat penting terus menginformasikan kepada publik tentang jam-jam perjalanan, cuaca dan sebagainya. Saya kira ini sangat penting," katanya.
Terkait dengan daerah yang menjadi pengamanan khusus, Kapolda mengaku diantaranya transportasi, Pelabuhan besar yang dilewati kapal dan Bandara. Ini menjadi atensi Polda Maluku.Sementara itu, Pangdam Pattimura Ruruh A Setyawibawa, menambahkan, TNI siap membantu Polda Maluku dalam pengamanan lebaran Idul Fitri 2023 maupun arus mudik dan balik.
"Saya menghimbau mari kita menjaga keanekaragaman di Maluku supaya suasana yang sudah kondusif ini terjaga dengan baik, sehingga perayaan idul fitri berjalan dengan damai, indah dan berdampingan dan kembali suci," pungkasnya.(*
Editor : Investigasi Mabes