Sementara itu, Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto, membenarkan ada anggotanya yang melakukan penganiayaan. Saat ini sudah ditangani secara internal.
"Saat ini masalah tersebut sedang kami tangani bersama Polres, mengingat melibatkannya personel TNI dari Korem serta beberapa warga sipil," jelas Brigjen Andrian.
Andrian menyatakan bahwa, menurut prosedurnya, anggota TNI yang terlibat akan diurus oleh Denpom. Sementara itu, pihak kepolisian Resor setempat mengambil alih kasus untuk pelaku non-militer.
Dia menyebutkan bahwa ada dua personel TNI yang terkait dengan kasus tersebut.
"Kedua, dari Korem, benar. Sementara itu, untuk warga sipil sebanyak tiga hingga empat orang saat ini ditangani oleh Polres," jelas Andrian.
(*/investigasimabes.com)
Artikel sudah tayang di tribunnews.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Lihat pula berita atau info tambahan di Faceboo k, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Editor : Investigasi Mabes