"Dana yang digunakan berasal dari infak, zakat, dan sedekah sehingga pertanggungjawabannya sangat besar. Karena itu, kami akan melakukan evaluasi setiap bulan sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan program ini," ujarnya.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Kabupaten Langkat yang telah menghadirkan program pemberdayaan ekonomi tersebut di Kabupaten Langkat.
Menurutnya, program Z-Chicken merupakan langkah nyata dalam menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat kurang mampu melalui pemberian modal usaha yang disertai pelatihan hingga pendampingan usaha.
"Saya sangat mengapresiasi Baznas RI dan Baznas Kabupaten Langkat yang membawa program ini ke Langkat. Ini merupakan bentuk kemandirian ekonomi bagi masyarakat kurang mampu dengan memberikan modal usaha, mulai dari peralatan, pengolahan hingga penjualan," kata Tiorita.Ia berharap program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang dikelola Baznas dapat terus berkembang dan menjadi salah satu instrumen dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Langkat.
Editor : RedakturSumber : Team