Saat tim GMAS menghubungi langsung Bapak JS selaku penanggung jawab saat BUMDes berdiri, diakui bahwa rencana rapat antar desa untuk menyelesaikan masalah ini batal dilaksanakan. Alasannya: Ketua BUMDes saat ini sedang pergi ke Nias bekerja sebagai konsultan.
“Masyarakat menunggu kejelasan, tapi pengurus malah sibuk urusan lain. Kapan selesainya jika setiap ada waktu selalu ada alasan?” tantang Bung Hasan.
TANDA PERINGATAN TERAKHIR: JIKA TIDAK JELAS, LAPOR KE APHLSM GMAS memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak terkait, mulai dari mantan pengelola, aparat kecamatan, hingga kepala desa penyumbang dana:
Editor : RedakturSumber : Team