Dugaan Skandal Proyek Drainase RP2,8 Miliart Kembali Menghebokan Publik GTI Soroti Kualitas Pekerjaan, Pengawasan hingga Peran PPK dan Kontraktor

Dugaan Skandal Proyek Drainase RP2,8 Miliart Kembali Menghebokan Publik    GTI Soroti Kualitas Pekerjaan, Pengawasan hingga Peran PPK dan Kontraktor
Dugaan Skandal Proyek Drainase RP2,8 Miliart Kembali Menghebokan Publik GTI Soroti Kualitas Pekerjaan, Pengawasan hingga Peran PPK dan Kontraktor

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan klarifikasi, terutama menyangkut sumber anggaran, dasar pelaksanaan pekerjaan, volume pekerjaan, spesifikasi teknis serta pihak yang bertanggung jawab.

GTI juga menyoroti metode pekerjaan pengecoran yang diduga dilakukan dengan memberikan lapisan pasir sekitar 10 sentimeter di atas beton lama sebelum dilakukan pengecoran kembali.

Menurut GTI, metode tersebut perlu diuji dan diklarifikasi oleh tenaga teknis yang berkompeten untuk memastikan apakah pelaksanaannya telah sesuai dengan dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, standar yang dipersyaratkan, serta ketentuan kontrak.

GTI: Jangan Ada Pembiaran

Fikri Alkatiri menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin melakukan penghakiman terhadap pihak mana pun. Namun, sebagai lembaga kontrol sosial, GTI berkewajiban menyampaikan temuan dan mempertanyakan penggunaan anggaran publik apabila ditemukan hal-hal yang dianggap tidak wajar.

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini