Investigasimabes.com l Muaro Jambi — Dugaan penganiayaan terhadap seorang santri berusia 14 tahun di Pondok Pesantren Sabilul Jannah, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi sorotan. Korban berinisial MP mengaku sempat tidak sadarkan diri, muntah darah, dan mengalami pendarahan pada mata setelah kejadian tersebut.
MP, warga Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menceritakan bahwa dirinya baru menyadari kondisinya setelah sadar dari pingsan. Hal itu disampaikannya pada Minggu (11/10/2026).
“Ya, mata saya sempat mengeluarkan darah dan muntah darah,” ungkap MP.
Korban juga mengaku tidak mendapat penjelasan kepada orang tua kandungnya terkait kejadian tersebut. Pada Sabtu siang (10/10/2026), ia akhirnya diantar temannya pulang ke rumah karena mengaku tidak tahan dengan perlakuan yang dialaminya.Setibanya di rumah, MP menceritakan kejadian tersebut kepada kakak dan orang tua kandungnya. Ia menyebut seorang guru berinisial H sebagai pihak yang diduga melakukan penganiayaan.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim