“Saya langsung cerita sama kakak dan orang tua kandung saya. Guru yang menganiaya saya berinisial H,” tuturnya.
Sementara itu, Sela Mardia, kakak kandung korban, mengaku pertama kali memperoleh informasi dari pihak kantin bahwa adiknya mengalami masalah pada mata.
Saat melihat kondisi MP, ia mengaku terkejut karena mata adiknya tampak bengkak dan bola matanya memerah. Ia kemudian segera memberi tahu orang tua kandung mereka yang saat itu sedang bertamu di rumah kerabat.
“Awalnya saya mendapat informasi dari pihak kantin bahwa mata adik saya bengkak. Setelah saya lihat langsung, saya segera memberi tahu orang tua kandung,” kata Sela.Sela mengaku kecewa dan marah atas dugaan kekerasan yang menimpa adiknya. Ia berharap kasus tersebut diproses secara hukum dan pihak yang terbukti bersalah mendapat sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim