Diduga Dianiaya Oknum Guru Pesantren, Santri 14 Tahun Mengaku Muntah Darah dan Mata Berdarah

Diduga Dianiaya Oknum Guru Pesantren, Santri 14 Tahun Mengaku Muntah Darah dan Mata Berdarah
Diduga Dianiaya Oknum Guru Pesantren, Santri 14 Tahun Mengaku Muntah Darah dan Mata Berdarah

“Saya kesal sekali. Saya saja tidak pernah memukul adik saya. Namun, ketika mendapat kabar dan melihat matanya bengkak, saya mengetahui adik saya diduga dianiaya oleh oknum guru di pesantren tempatnya menimba ilmu,” ujarnya.

Kasus ini memerlukan penanganan serius, mengingat korban masih berusia anak. Pemeriksaan medis terhadap korban serta penyelidikan aparat penegak hukum diperlukan untuk memastikan penyebab luka dan mengungkap secara objektif kronologi kejadian.

Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak pesantren maupun guru berinisial H belum tercantum dalam informasi yang diterima. Asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan sampai ada hasil penyelidikan dan proses hukum yang memastikan fakta-fakta perkara tersebut. (Red).

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini