Sementara itu, upaya konfirmasi awak media kepada Kepala Desa Damarjati melalui pesan dan panggilan WhatsApp tidak mendapat tanggapan hingga berita ini ditayangkan.
Peristiwa ini menjadi gambaran buruknya tata kelola dan disiplin kerja di lingkungan pemerintahan desa. Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Jepara dapat turun tangan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja para aparatur desa yang dinilai kurang profesional dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Semoga kejadian ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Jepara agar menertibkan para perangkat desa yang hanya datang untuk menggugurkan kewajiban tanpa tanggung jawab,” pungkas pewarta Badi. Editor : RedakturSumber : Team