Lalat Serbu Permukiman, Warga Desa Ngetuk Keluhkan Kandang Ayam, Pemdes Dinilai Lamban Bertindak

Foto Investigasi Mabes
Lalat Serbu Permukiman, Warga Desa Ngetuk Keluhkan Kandang Ayam, Pemdes Dinilai Lamban Bertindak
Lalat Serbu Permukiman, Warga Desa Ngetuk Keluhkan Kandang Ayam, Pemdes Dinilai Lamban Bertindak

Investigasimabes.com l Jepara -- Warga Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, mengeluhkan serbuan lalat yang diduga berasal dari peternakan ayam potong di lingkungan mereka. Gangguan tersebut disebut telah berlangsung sekitar lima tahun tanpa penanganan tuntas dari pihak terkait, beberapa waktu yang lalu.

Permukiman warga diserbu lalat dalam jumlah besar, terutama saat musim panen ayam. Lalat masuk ke dalam rumah, menempel di makanan dan minuman, serta mengganggu aktivitas harian, khususnya bagi warga yang berjualan.

Warga di sekitar lokasi kandang, terutama di RT 1–4 RW 4 dan RT 1–4 RW 9, menjadi pihak paling terdampak. Salah satu warga, N (50), mengaku harus membeli lebih dari 10 lem lalat setiap panen untuk mengurangi gangguan.

“Kalau musim panen, lalatnya seperti tumpukan sampah. Sangat mengganggu, apalagi untuk jualan makanan,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan E (44) yang khawatir dampak kesehatan dari banyaknya lalat.

“Mau taruh makanan atau minuman saja langsung dipenuhi lalat. Kami takut jadi sumber penyakit,” katanya.

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim buru berita
Bagikan


Berita Terkait
Terkini