Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, guru, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Penguatan budaya literasi tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara konsisten dan berkesinambungan.
Kegiatan literasi selama tiga hari tersebut mendapat respons positif dari peserta didik yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias. Melalui pendekatan yang kreatif dan interaktif, mahasiswa KKN Tematik Literasi berupaya menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan daya berpikir kritis anak.
Kegiatan di SD Negeri 25 Kota Ternate pada tanggal 14, 15, dan 16 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Kelurahan Fitu dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas literasi anak sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.
Melalui program KKN Tematik Literasi ini, Universitas Khairun terus mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik sekaligus menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan budaya membaca dan menulis sejak usia dini.InvestigasiMabes.com(Haeril)
Editor : RedakturSumber : Team