Preservasi Ruas Jalan Keliling Pulau Ternate Tangani Longsoran di Ngade, Progres Pekerjaan Capai 44,50 Persen

Preservasi Ruas Jalan Keliling Pulau Ternate Tangani Longsoran di Ngade, Progres Pekerjaan Capai 44,50 Persen
Preservasi Ruas Jalan Keliling Pulau Ternate Tangani Longsoran di Ngade, Progres Pekerjaan Capai 44,50 Persen

Plt. Kepala BPJN Maluku Utara, Ir. Abdul Hamid Payapo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan pekerjaan di lapangan, progres penanganan longsoran menunjukkan capaian yang cukup baik dan diperkirakan dapat rampung sebelum batas waktu kontrak berakhir.

Secara teknis, penanganan longsoran pada ruas jalan nasional tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas badan jalan sekaligus memastikan fungsi jalan tetap berjalan dengan baik. Pekerjaan preservasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan nasional, khususnya pada titik-titik yang rawan mengalami pergerakan tanah dan longsor.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap progres pekerjaan di lapangan. Berdasarkan perkembangan hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 44,50 persen. Kami optimistis pekerjaan ini dapat diselesaikan sebelum masa kontrak berakhir, tentunya dengan tetap memperhatikan aspek teknis, mutu pekerjaan, keselamatan kerja, dan kondisi lapangan,” ujar Abdul Hamid Payapo.

Dari sisi teknis, Kepala BPJN Maluku Utara menegaskan bahwa pekerjaan penanganan longsoran tidak hanya berorientasi pada percepatan penyelesaian, tetapi juga harus memastikan konstruksi yang dibangun mampu memberikan perlindungan terhadap badan jalan dari potensi longsor susulan.

Menurutnya, aspek pengamanan lereng, pengendalian aliran air, serta kestabilan struktur menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan pekerjaan. Sistem drainase dan pengelolaan air permukaan juga perlu diperhatikan secara serius karena air menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kestabilan tanah pada kawasan rawan longsor.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini