Efisiensi anggaran juga tidak seharusnya dipahami sebagai pemotongan anggaran secara sembarangan. Efisiensi berarti menghapus belanja yang tidak diperlukan sekaligus memastikan manfaat program benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran.
Karena itu, pemerintah perlu menjelaskan indikator hasil, biaya per penerima manfaat, serta mekanisme koreksi apabila ditemukan kebocoran atau ketidaktepatan dalam pelaksanaan.
Tanpa mekanisme tersebut, program sosial dengan anggaran besar berisiko menjadi beban fiskal yang sulit dipertanggungjawabkan dalam jangka panjang.
Reformasi Birokrasi Harus Berbasis SistemFriksi di dalam birokrasi, lanjut Ruliyanto, dapat muncul ketika perubahan kebijakan menyentuh pola promosi, akses informasi, pengadaan, pengelolaan aset, maupun kewenangan anggaran.
Editor : RedakturSumber : Team