Lantas, siapa yang bertanggung jawab memastikan tempat belajar tersebut memenuhi standar kelayakan dan keselamatan peserta didik?
Apakah keberadaan kelas jarak jauh tersebut tercatat dalam administrasi satuan pendidikan?
Bagaimana mekanisme pengawasan dari sekolah induk?
Apakah kondisi sarana dan prasarana telah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar?
Jika memang belum diketahui pemerintah daerah, mengapa pengawasan pendidikan di wilayah tersebut tidak mendeteksinya lebih awal?
Sebaliknya, jika keberadaan kelas tersebut sebenarnya telah diketahui, publik juga berhak mendapatkan penjelasan mengapa kondisi bangunan seperti yang terlihat dalam video dapat berlangsung begitu lama.
Viralnya video ini dengan demikian semestinya tidak berhenti pada siapa yang membuat atau menyebarkan video, ataupun siapa yang diminta memberikan klarifikasi.Yang jauh lebih penting adalah memastikan anak-anak mendapatkan ruang belajar yang layak, aman, dan memenuhi ketentuan penyelenggaraan pendidikan.
Pemerintah daerah perlu membuka persoalan ini secara terang: apakah kelas tersebut resmi tercatat, bagaimana status pengelolaannya, berapa jumlah peserta didiknya, sejak kapan digunakan, serta apa langkah konkret pemerintah untuk memperbaiki fasilitasnya.
Publik juga berhak mengetahui apakah setelah persoalan ini viral akan ada perbaikan nyata, atau persoalan kembali mereda setelah klarifikasi selesai diberikan.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim