Karhutla Bukan Takdir, Melainkan Pilihan Tata Kelola

Foto Agung Riano S. Ap

Evaluasi regulasi yang melemahkan perlindungan lingkungan. Investasi harus tunduk pada kepentingan rakyat, keselamatan ekologis, dan keberlanjutan.

Investasi memang dapat membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi, tetapi manfaat itu tidak boleh dibayar dengan udara beracun, lahan rusak, dan anggaran publik yang terus terkuras.

Ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya nilai investasi, melainkan juga keselamatan warga dan kemampuan negara menjaga masa depan.

Karhutla Berulang Bukan Takdir

Karhutla berulang bukan takdir, melainkan akibat pilihan tata kelola. Negara harus beralih dari politik pemadaman menuju politik pencegahan, perlindungan rakyat, dan pertanggungjawaban publik.

Selama pengawasan lemah dan hukum berjalan timpang, api akan terus menemukan jalannya.

Bagikan

Opini lainnya
Terkini