Pembiaran juga memperlebar ketimpangan.
Warga yang tinggal dekat kawasan terbakar menanggung asap, kehilangan penghasilan, dan menghadapi risiko kesehatan, sementara manfaat ekonomi dari pemanfaatan lahan belum tentu kembali secara adil kepada mereka.
Ketika penegakan hukum terlihat berbeda antara masyarakat kecil dan pemilik modal, rasa keadilan publik ikut terkikis.
Dalam jangka panjang, asap yang berulang dapat menurunkan kredibilitas Indonesia di mata negara tetangga.Bila dampaknya melintasi batas, hubungan regional ikut terbebani. Lebih mendasar lagi, warga akan mempertanyakan legitimasi negara: