Investigasimabes.com | Rembang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) telah menyiapkan rencana pengembangan tahap dua Pasar Hewan Pamotan yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2026. Pengembangan tersebut disiapkan untuk melengkapi sarana dan prasarana pasar yang dinilai masih belum optimal, sesuai masukan para pedagang.
Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang, Mahfudz, mengakui bahwa pembangunan tahap awal Pasar Hewan Pamotan masih memiliki sejumlah keterbatasan. Meski demikian, Pemkab Rembang berkomitmen melakukan penyempurnaan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Pada tahap awal memang masih ada kekurangan. Namun ke depan akan terus kami lengkapi sesuai kebutuhan dan aspirasi pedagang,” ujarnya.
Mahfudz menjelaskan, saat ini Dindagkop UKM telah melakukan pinjam pakai lahan milik Perhutani untuk akses jalan menuju pasar hewan dengan luasan sekitar 0,01 hektare atau 100 meter persegi. Proses administrasi pinjam pakai tersebut telah rampung dan tinggal tahap penyempurnaan.Meski demikian, pihaknya menilai masih dibutuhkan penambahan akses jalan, khususnya untuk memisahkan jalur masuk dan keluar pasar. Pemisahan jalur tersebut dinilai penting untuk memperlancar arus kendaraan dan meningkatkan kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim