Abadi Jaya untuk mendapalkan persetjuan pengelolaan kawasan hutan untuk kemaslahatan masyarakat hukum
Pada kesempatan tersebut salah Seorang Ninik Mamak menyampaikan pada media bahwa apa yang diberita oleh I News adalah berita salah dan menyesatkan.Kami cukup kecewa atas hal tersebut.Alangkah lebih elok mereka bertanya sama Ninik mamak yang jelas jelas orang tempatan bukan pada Kelompok tani yang orang luar.
"Seharusnya media I News dapat bertanya pada Ninik mamak Mentulik soal klaim yang dilakukan oleh Kelompok tani Mulia Sejahtera.Apa yang mereka sampaikan adalah sebuah pemutar balikan fakta dan mengaburkan persoalan.Mereka yang telah melanggar hukum dan menzalimi orang malah seperti jadi korban,"ujar Ninik Mamak.
"Jika pun ada saat itu mereka membeli kawasan hutan dari oknum Ninik mamak luasnya cuma 15 Hektar bukan seperti klaim mereka yang 150 Hektar.Lagian mana mungkin itu legal karena itu kawasan hutan.Jadi lahan saja sudah mereka bohongi luasnya.Lahan itulah yang dijual pada masyarakat luar Kampar Kiri Hilir yang kini mereka ajak untuk berdemo.Disaat unjuk rasa inilah mereka bawa media I News untuk memutar balikan fakta,"lanjutnya"Seharusnya pemerintah dan APH bisa lebih bijak menyikapi.Kenapa mafia seperti ini seperti diberi ruang.Mafia yang berani menjual belikan lahan negara tanpa ada dokumen resmi.Mafia yang coba memprovokasi masyarakat dan berlindung dibalik atas nama masyarakat.Jika merasa memang memiliki surat dan dokumen lengkap lebih baik tempuh jalur hukum jangan memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya."
Editor : Redaktur